Kalau Sobat Gembira lagi buat konten, apa sih yang pertama kali dipikirkan?
Mau nggak mau pasti suka kepikiran engagement yang didapatkan. Views-nya berapa ya? Ada yang like nggak? Haduh semoga saja ada yang komentar juga. Jujur ikut kepikiran kan?
Nah tapi bagaimana buat tahu informasi itu?
Jadi setiap aplikasi itu punya fitur yang namanya statistik, Sobat Gembira. Coba deh cek semua media sosial yang Sobat punya, dijamin pasti ada. Dari fitur tersebut, Sobat bisa melihat rangkuman informasi traffic dari konten yang diposting.
Eits, tapi kalau untuk melihat statistik blog beda lagi lho Sobat. Nggak cukup hanya mengandalkan fitur statistik bawaan. Apalagi kalau mau jadi seorang blogger profesional, banyak banget persiapan yang musti dilakukan.
Biar traffic yang ditampilkan lebih akurat, Sobat Gembira harus menyambungkan blog atau Website ke Google Analytics.
Memang Kenapa Harus Menyambungkan Google Analytics ke Blog?
Hal ini penting banget kalau Sobat Gembira ingin melihat segala aktivitas yang ada di blog. Pergerakan traffic-nya bagaimana? Berapa jumlah pengujung dan durasi kunjungannya?
Memang buat apa dicek? Dari traffic, Sobat Gembira bisa melakukan analisis lho mana konten yang paling disukai pembaca, paling menarik perhatian dan yang membuat pembaca betah berlama-lama di blog kita.
Dari analisis itu kita bisa buat rencana ke depan mengenai konten yang harus dikerjakan. Bisa sekalian menyesuaikan niche juga!
Jadi nggak ragu lagi kan Sobat untuk memasang Google Analytics, yuk sekarang kita praktikkan cara memasangnya! Oh iya, ini tutorialnya untuk menyambungkan di Blogspot ya!
Scroll ke bawah dan biasanya sudah otomatis terceklis tiga pilihan. Sobat Gembira bisa langsung klik berikutnya saja ya.
4. Membuat Properti
Namanya bebas, tapi untuk negara, zona waktu, dan mata uang disesuaikan dengan Indonesia ya Sobat. Ingat kita nasionalisme lho xixi.
Oh iya, kalau Sobat Gembira tinggal di daerah WIB, maka pilih waktu Jakarta. Kalau WITA pilih waktu Makassar, sedangkan WIT pilih waktu Jayapura ya. Lalu klik selanjutnya.
5. Menjelaskan Mengenai Bisnis
Kategorinya disesuaikan dengan rencana konten yang akan Sobat Gembira tulis. Apakah tentang keuangan, sastra, hiburan, teknologi, dan lainnya, tinggal dipilih saja.
Skala usahanya juga pilih yang kecil ya. Apalagi blog pribadi pasti cuma kita sendiri yang mengelola akunnya. Klik berikutnya.
6. Memilih Tujuan Bisnis
Tujuannya bisa disesuaikan dengan pilihan Sobat Gembira. Atau bisa juga kembaran dengan penulis dengan hanya memilih tiga tujuan seperti di bawah ini.
Klik Buat.
7. Menyetujui Surat Pernyataan Google Analytics
Ceklis kotak persetujuan dan klik saya setuju.
8. Pengumpulan Data
Pilih Web.
Isi domain blog atau website Sobat. Lalu untuk namanya juga diisi bebas. Jangan lupa klik buat dan lanjutkan.
Setelah selesai, nantinya akan otomatis muncul syntax yang harus dimasukkan ke HTML Tema Blogspot.
Setelah itu tempelkan syntax yang kita salin tadi dan lanjut klik paste code. Perlu menunggu beberapa detik ya Sobat Gembira hingga syntax-nya berubah. Jika sudah klik copy code to clipboard.
10. Memasukkan Syntax ke HTML Blogspot
Buka Blogspot lalu pilih Tema.
Untuk mencari aman, kita cadangkan terlebih dahulu. Klik cadangkan dan tunggu hingga proses download selesai. Setelah itu klik edit HTML.
Sobat perlu menempelkan syntax yang sudah diparsing tadi di bawah kode <head>. Untuk mempermudah pencarian dimana letak kodenya, Sobat bisa klik random kode di html lalu menekan ctrl+f secara bersamaan untuk memunculkan kotak pencarian.
Ketik <head> di kotak pencarian dan adakadabra kodenya ketemu!
Tempel kode yang sudah diparsing tadi di bawah kode <head> ya Sobat!
Letak posisinya seperti ini.
Jangan lupa klik save!
Keren banget Sobat Gembira sudah sampai setengah perjalanan! Yuk lanjut ke step berikutnya!
Jangan lupa isi nama akun, sesuaikan nama negara, tulis nama domain blog dan pilih platfrom Web. Lalu klik Buat.
Jika sudah, nantinya Sobat diarahkan pada surat pernyataan perjanjian.
Centang saya setuju dan klik Ya.
3. Mendapatkan Kode Syntax
Secara otomatis Sobat Gembira akan mendapatkan dua syntax yang harus diletakkan ke dalam HTML Tema Blogspot. Tapi untuk posisi peletakkannya berbeda ya Sobat!
Sekarang kita fokus ke syntax yang paling atas terlebih dahulu.
Jika sudah kita masuk lagi ke edit HTML tema Blogspot.
Letakkan dan tempel syntax yang sudah diparsing tadi di bawah kode <head> ya Sobat! (Cara mencari kodenya masih ingat, 'kan?)
Klik Save!
Wah keren Sobat Gembira sudah berhasil menempelkansyntax pertama! Sekarang kita lanjutkan untuk syntax yang bawahnya ya!
Salin syntax.
Kita parsing syntax-nya seperti tadi.
Jika sudah masuk lagi ke edit HTML Tema Blogspot. Bedanya syntax ini harus kita posisikan di bawah <body>.
Tekan ctrl+f secara berbarengan untuk memunculkan kotak pencarian, ketik <body> atau <body. (pilih satu saja ya!)
Nah kalau sudah ketemu tinggal tempel syntax yang sudah diparsing tadi di bawah kode <body> seperti ini.
Jangan lupa klik save ya Sobat Gembira!
Yeay syntax sudah selesai! Sekarang ke step terakhir ya Sobat Gembira yaitu uji debug view. Tujuan pengujian ini untuk melihat Google Analytics dan Google Tag Manager sudah terpasang di blog.
Menguji Debug View
1. Masuk ke Google Tag Manager
Cek sisi pojok kanan, klik Pratinjau ya Sobat!
Tulis Nama Domain Blog
Klik Connect.
Jika sudah nanti akan menampilkan halaman dari blog kita. Jangan di close ya Sobat!
2. Masuk ke Google Analytics
Pilih Admin. Scroll ke bawah sampai ketemu tulisan debug view.
Klik dan tampilannya akan seperti ini.
3. Kembali ke Google Tag Manager
Pada tab yang menampilkan halaman blog, Sobat Gembira bisa klik random apa saja yang ada di blog, seperti Beranda, Kategori, Arsip, atau lainnya.
4. Mengecek Debug View
Masuk ke Google Analytics kembali dan tunggu beberapa saat sampai halaman Debug View memuat ulang otomatis.
Kalau tampilan debug view sudah seperti ini artinya Sobat Gembira sukses memasang Google Analytics di Blogspot.
Selamat ya Sobat Gembira!
(Oh iya, materi Google Analytics ini aku dapatkan dari Bang Zen, salah satu blogger keren anggota komunitas ODOP. Jangan lupa kunjungi blog beliau juga ya Sobat Gembira!)
Akhir-akhir ini pasti Sobat Gembira sering banget ketemu konten yang memuat kata-kata very demure, very cutesy, very mindful dan lain sebagainya.
Agak syok nggak sih Sobat kok muncul lagi istilah baru?
Padahal baru juga kemarin ramai istilah baru dari Gen Alpha, seperti skibidi, rizz, sigma, maxxwing, dan kata aneh lainnya yang nggak ada di kamus perbahasaan. Dan ini sudah ada lagi! Rasanya kita kayak nggak boleh sedetik saja ketinggalan perkembangan tren Internet.
Tapi berbeda dengan istilah baru Gen Alpha, untungnya istilah very demure, very cutesy, dan very mindful ini masih bisa dicari artinya di kamus perbahasaan.
Kata-kata ini diambil dari kata bahasa inggris yang memiliki arti untuk menunjukkan kepribadian orang yang penuh kesantunan, kesadaran, kehati-hatian, dan pertimbangan dalam hidupnya.
Mengikuti tren dan menetapkan menjadi salah satu bagian dari sosok pribadi yang juga very demure, very cutesy, dan very mindful, aku jadi ikut serta melakukan penyesuaian di beberapa aspek dalam hidupku dengan penuh pertimbangan matang. (Memang anaknya FOMO abis๐๐ผ)
Salah satu penyesuaian yang kulakukan adalah mengganti domain blogku dengan kata yang kece.
Domain? Apa itu?
Domain adalah ringkasan dari deretan nomor alamat IP yang sulit dihafal dan sengaja dibuat untuk mempermudah seseorang mengakses sebuah website. Sederhananya yaitu alamat suatu blog atau website.
Domain memiliki beberapa tingkatan:
1. Top Level Domain (TLD)
TLD adalah bagian akhir dari nama domain. Seperti contoh umumnya yang sudah umum dikenal, .com, .co.id, .id, .website, .org.
Pastinya Sobat Gembira sangat akrab kan dengan akhiran dot ini?
2. Second Level Domain (SLD)
SLD adalah nama domain blog yang didaftarkan. Contoh umumnya seperti detik, narasi, kompas, dan lainnya. Nah kalau blog ini SLD-nya yaitu ruangangembira.
3. Third Level Domain (Subdomain)
Bagian dari nama domain yang diletakkan sebelum SLD, seperti xxx.blogspot.com, xxx.wordpress.com, dan lainnya.
Ilustrasinya seperti ini ya Sobat Gembira:
Kenapa Harus Mengganti Domain?
Seperti yang Sobat Gembira tahu, aku saat ini tengah menekuni dunia kepenulisan di blog aka blogger dengan serius. Bisa dibaca di sini ya alasannya.
Untuk menjadi blogger yang serius dan professional, tentunya blog pun harus proper dan profesional. Bagaimana blog profesional? Yaitu dengan mengganti domain.
Blog itu punya beberapa jenis, ada yang gratisan dan berbayar. Kalau yang gratisan pastinya juga punya fitur terbatas. Contoh sederhananya nggak bisa dibaca mesin telusur Google, Peramban, dan Mozilla Fox. Kalaupun bisa itu susah banget. Jadi nggak bisa memuaskan pembaca deh.
Sedangkan blog yang berbayar ini salah satu syarat untuk menjadi bloger profesional. Mesin telusur dapat membaca dengan mudah, sehingga Blog punya kesempatan yang lebih tinggi untuk mejeng di pencarian Internet.
Mengganti Domain
Setelah begadang 7 malam, melewati 1 malam purnama akhirnya aku memutuskan untuk mengganti nama domain dengan kata ruangangembira.com. Ada berbagai aspek yang kupertimbangkan mengapa akhirnya memilih domain ini.
Pemilihan Nama SLD
Ruangan Gembira memang memiliki tujuan khusus untuk menampung tulisanku agar pembaca dapat menjadi riang gembira. Tulisan-tulisan di sini pun hasil ulasan yang kubuat dengan perasaan gembira (tapi kadang juga tertekan kalau mendekati deadline pengumpulan tulisan Oprek OBS๐๐ผ).
Pemakaian TLD .com
Siapa sih yang nggak tahu akhiran .com? TLD ini merupakan salah satu TLD paling populer di dunia sehingga bisa membuat pembaca jadi mudah mengingat dengan nama domain. Jangan lupa ingat nama domain ruangangembira.com ya!
Pemilihan Tempat Pembelian Domain
Ini juga salah satu hal mendasar yang harus dipertimbangkan sebelum mengganti domain. Harus membeli domain dari penyedia terpercaya, supaya ke depannya nggak was-was dengan adanya masalah dengan blog.
Nah selain itu, setiap penyedia jasa pengganti domain itu punya promo menarik yang berbeda-beda. Tentunya pas beli domain kita nggak mau boncos banyak kan! Jadi penting banget nih Sobat untuk mempertimbangkan ingin beli domain di mana.
Oh ya, hati-hati juga dengan jebakan batmanpromo domain ya Sobat Gembira. Aku pernah punya pengalaman membeli domain dengan harga yang sangat murah hanya 70k setahun dengan domain yang bagus (.website) eh ternyata untuk pembayaran perpanjangan domain tahun berikutnya di atas 200k-an. Alhasil nggak aku perpanjang deh. :(
Pengalaman Membeli Domain di Dewa Web
Baru-baru ini aku melakukan pembelian domain di layanan Dewa Web. Selama pembelian di penyedia domain ini belum ada kendala berarti yang terjadi dan pelayanannya juga top markotop. Ini alasan lebih lanjut kelebihan membeli domain di Dewa Web:
Pastinya kita nggak mau dong terjadi masalah pas pemasangan domain. Setidaknya perlu pendampingan untuk memasangnya, apalagi kalau ini kali pertama ganti domain. Pokoknya harus ada yang siap ditanya-tanya 24 jam!
Nah Dewa Web punya customer service yang gercep dan bagus banget menurutku. Walaupun aku punya pengalaman memasang domain sebelumnya, bukan berarti aku sudah pro dalam urusan memasang ini. Apalagi domain sebelumnya aku beli di layanan sebelah, tentu caranya pun berbeda. Walau agak mirip-mirip sih.
Ketika pemasangan domain, aku mengikuti tahapan tutorial yang ada di artikel Dewa Web, tapi sayangnya ketika pengisian DNS Management tampilan di tutorial dan di laptopku itu berbeda. Alhasil aku coba chat ke customer service-nya. Nggak ada semenit sudah ada balasan!
Lalu tim customer service Dewa Web mencoba menjelaskan tahapan yang harus kulakukan selanjutnya. Walaupun sudah dijelaskan dengan bahasa bayi, aku tetap nggak mudeng. Terus apakah jalan buntu? Nggak dong. Mereka menawarkan opsi untuk dipasangkan langsung oleh tim Dewa Web melalui open tiket.
Was-wes-wus-wos semuanya jadi beres dan domainku sudah terpasang. Wopyu CS Dewa Web!
Harga Perpanjangan yang Masuk Akal dan Ramah di Kantong
Kalau urusan yang melibatkan keamanan keuangan pastinya jadi hal yang paling krusial. Harus dipertimbangkan matang-matang. Nggak boleh boncos ke depannya.
Setelah mengadakan mini riset ke berbagai penyedia layanan, Dewa Web menawarkan harga yang paling stabil dan masuk akal. Bukanpromo jebakan batman atau pas tahun pertama murah eh tahun berikutnya mahal, dua kali lipat bahkan tiga kali lipat!
Pastinya kalau menggunakan domain bukan cuma setahun saja kan? Bertahun-tahun tentunya, jadi harus menghitungkan harga perpanjangannya juga.
Jangan termakan promo ya Sobat Gembira!
Eh boleh kok kalau ingin beli harga promo yang penting harga perpanjangannya masih masuk akal yaa!
Nah setelah membaca ini, bagaimana Sobat Gembira? Sudah ada bayangan ingin membuat blog dan membeli domain di layanan mana?
Sobat Gembira pasti sudah pernah mendengar kata Estetik, kan?
Apalagi kalau sudah menyangkut kebutuhan media sosial, pasti deh nggak jauh-jauh dengan hal
estetik. Instagram wajib hukumnya estetik. Mau posting SnapGram pokoknya harus beda dan cantik, pemandangannya musti yang nggak biasa, harus unik, tempat atau suasananya juga yang vintage. Posting Feed Instagram lagi lebih banyak pertimbangan sisi estetikanya.
Tentunya kata ini sudah sangat ramah di telinga semua orang, apalagi penikmat seni dan pengguna media sosial, bukan hanya pengguna Instagram. Kata Estetik sudah menjadi bagian tersendiri di diri mereka.
Sebenarnya sobat gembira sudah tahu belum asal
muasal kata estetik ini?
Asal Kata Estetik di Kalangan Anak Muda
Seperti yang kita tahu kata estetik mulai secara luas digunakan dalam percakapan sehari-hari beberapa tahun
ke belakang. Istilah ini muncul dan sering digunakan anak muda untuk menggambarkan postingan yang diunggahnya di sosial media terlihat menarik, indah, sarat
akan seni, artistik dan hal unik lannya. Selain menggambarkan postingan media sosial, anak muda khususnya
Gen Z juga mengartikan estetik sebagai gaya atau vibe tertentu dengan tujuan untuk
menarik dipandang.
Estetik (Aesthetic) memiliki definisi sebagai penilaian terhadap seni dan keindahan. Tapi dengan berkembangnya
istilah yang dipakai, Gen Z mengubahkan untuk menunjukkan akan suatu vibe yang
ada di mereka. Kalau Sobat Gembira pasti penah kan menganggap sesuatu estetik?
Bahkan mungkin sama kayak penulis menganggap diri sendiri nan estetik?
Kenapa Gen Z Berlomba-Lomba Ingin Estetik?
Penulis menduga bahwa sebenarnya Gen Z menggangap estetik itu kebutuhan untuk media sosial.
Tepatnya tuntutan. Media sosial itu rumah kedua bagi Gen Z, tak jarang malah ada yang menjadikannya rumah utama. Semua hal tidak terlepas dari media sosial.
Sebenarnya nggak sesederhana itu kok Sobat
Gembira.
Kalau media sosial kita cantik pastinya saat
melihat arsip juga membuat kita senang karena berhasil mengabadikan hal menarik
di media sosial. Pas di cek juga nggak bakalan malu dan merasa alay. Apalagi media sosial
tempatnya Gen Z membranding diri.
Selain itu, kemudahan media editing seperti Canva, Figma, Lightroom, VSCO dan lainnya pasti membuat Gen Z
semakin terbiasa melihat desain yang proper. Dengan adanya ini, membuat Gen Z semakin merasa wajib untuk menciptakan desain dan membagikan postingannya dengan tampilan yang pantas dan sesuai untuk khalayak.
Alasan Penulis Juga Ingin Estetik
Selain sebagai angkatan Gen Z, menyambungkan
dengan tren saat ini penulis juga merupakan pribadi yang very demure, very cutesy, dan very mindful. Tentunya hal ini menjadi mempertimbangkan aku menggunakan tampilan yang enak dipandang dan sesuai dengan gen Z tentunya. Salah satu hal mendasar yang penulis lakukan yaitu merombak media sosial Blog dan menatanya sedemikian rupa agar cocok dengan pribadi penulis yang
sangat estetik ini.
Seberapa Penting Tampilan Sebuah Blog
Blog tak jarang dijadikan sebagai media sosial utama seseorang. Jadi tampilan suatu blog itu super-duper penting Sobat Gembira. Apalagi kalau berhubungan dengan branding, tentunya harus menarik minat pengunjung dan membuat pembaca betah untuk berlama-lama.
Berikut alasan pentingnya tampilan visual dalam sebuah Blog.
1. Menarik Perhatian Pembaca
Dengan adanya gambar, infografis dan desain yang menarik dapat mendorong pembaca mengklik konten yang ada di blog dan semakin betah membacanya.
2. Meningkatkan Keterlibatan
Postingan dengan visual lebih mungkin dibagikan di media sosial, sehingga meningkatkan jangkauan dan keterlibatan dengan pembaca.
3. Mendukung Branding
Penggunaan tampilan yang konsisten dan sesuai dengan identitas blog dapat membantu memperkuat pengenalan kepada pembaca dan menjadi pengingat ciri khas dari blog.
4. Koneksi Emosional
Tampilan dapat membangkitkan emosi dan menciptakan koneksi yang lebih kuat dengan pembaca, meningkatkan pengalaman mereka secara keseluruhan.
5. Meningkatkan SEO
Tampilan yang dioptimalkan dengan benar dapat meningkatkan peringkat mesin pencari kepada Blog, karena mesin pencari mempertimbangkan konten visual saat mengindeks halaman.
Apa itu SEO?
SEO (Search Engine Optimization) adalah serangkaian strategi dan teknik yang digunakan untuk meningkatkan peringkat situs web dalam hasil pencarian mesin telusur.
Kenapa SEO Penting dalam Sebuah Blog
SEO bertujuan untuk membuat situs web atau blog lebih mudah ditemukan oleh pengguna internet, sehingga blog dapat punya peluang yang lebih besar untuk mendapatkan peringkat tinggi sesuai dengan relevansi kata kunci yang dicari oleh pengguna.
Sebenarnya tak jauh-jauh alasannya, jika blog terbaca dengan baik oleh mesin pencari dan mudah ditemukan pengguna internet, maka semakin besar kesempatan untuk mendapatkan
adsense untuk menghasilkan pundi-pundi cuan hehe.
Penyesuaian Tampilan Blog yang Penulis Lakukan
Penyesuaian tema blog dengan kepribadian penulis yang estetik tentu susah-gampang untuk menentukannya. Hal yang menjadi pertimbangan penulis adalah menyesuaikan dengan tujuan Blog Ruangan Gembira sebagai tempat untuk bersenang-senang yang tentu tampilannya harus penuh warna, segar dan pembaca pun jadi riang gembira setelah melihatnya.
Selain memperhatikan desain yang ingin ditampilkan. Penulis juga perlu memperhatikan kinerja suatu blog dengan memperhatikan SEO-nya.
Pembaruan tema blog ini masih dalam peningkatan
terus, pastinya banyak hal-hal lain juga yang ingin penulis tambahkan dan
perbarui di blog ini menyesuaikan dengan kondisi.
Bagaimana Sobat Gembira, apakah blog penulis sudah
menggambarkan pribadi penulis yang very demure, very cutesy, very mindful dan very
aesthetic?