Senin, 30 September 2024

Membersihkan Make Up: Step Skincare Sebelum Tidur Paling Wajib!

Sebagai perempuan pasti kita punya tuntutan sosial untuk tampak cantik dan rapi sebelum keluar rumah. Hal itu pula yang mengharuskan kita memakai make up ketika sebelum bepergian. Sobat Gembira merasa seperti itu juga nggak?

Kalau aku rasanya ada yang kurang jika keluar tanpa make up, jadi tidak PD dan berakhir badmood seharian. Merias diri menjadi hal wajib yang kulakukan sebelum bepergian. Setidaknya kalau tidak memakai full make up, cukup merapikan alis dan memakai gincu saja, supaya wajah tidak terlihat pucat dan tampak lebih fresh.

Sobat Gembira punya produk make up andalan apa yang selalu digunakan sehari-hari?

Tapi, tahukah Sobat Gembira ternyata kulit wajah kita bisa mengalami banyak masalah jika make up tidak dibersihkan dengan baik. Memang apa penyebabnya?

Sebuah ilutrasi mencuci wajah dengan tulisan "MEMBERSIHKAN MAKE UP: STEP WAJIB SKINCARE SEBELUM TIDUR".

Kondisi Wajah Setelah Seharian Make Up 

Setelah seharian menggunakan make up, kulit wajah kita mengalami berbagai macam kondisi. Mulai dari sisa make up, produksi minyak yang berlebihan, kotoran dari debu hingga polusi menjadi satu menempel di pori-pori. Semua kondisi ini bisa menyebabkan kulit kusam, berminyak, dan bahkan berjerawat. Kulit juga menjadi lebih rentan terhadap iritasi. Seram banget ya Sobat Gembira?

Selain itu kulit yang seharian ber-make up pasti punya rasa capek, Sobat Gembira. Kita saja merasa berat jika memakai make up selama berjam-jam, apalagi kulit wajah yang tertimpa langsung dengan produk-produk kecantikan itu. 

Hal ini bisa terjadi karena make up bercampur dengan minyak alami kulit, termasuk kotoran dari luar yang juga bisa jadi penyebab penyumbatan pori-pori. Jika dibiarkan, kondisi kulit akan semakin buruk, menyebabkan komedo, jerawat, dan berbagai masalah kulit lainnya. Oleh karena itu, membersihkan wajah secara rutin setiap malam sangat penting dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit kita ya Sobat Gembira!

Alasan Kenapa Harus Membersihkan Make Up 

Membersihkan make up sebelum tidur adalah langkah paling penting dalam rutinitas merawat kulit. Sobat Gembira nggak mau kan, sudah susah payah memakai skincare agar glowing, eh tapi wajah malah bermasalah karena malas membersihkan make up

Ketika kita tidur, kulit sebenarnya sedang dalam fase regenerasi Sobat Gembira. Di mana sel-sel kulit memperbaiki dan memperbarui diri. Tapi jika sisa make up dan kotoran menumpuk di wajah, proses regenerasi ini akan terhambat. 

Selain itu, make up yang tidak dibersihkan bisa menyebabkan iritasi kulit, peradangan, dan bahkan mempercepat penuaan dini karena kehilangan kelembapan alami kulit, sehingga menjadi lebih kering dan tampak kusam. 

Tahu nggak Sobat Gembira? Dengan membersihkan make up, Sobat membantu kulit bernapas, memperbaiki sel-sel yang rusak, dan mencegah masalah kulit seperti jerawat dan komedo. Jadi, jangan pernah tidur dengan make up yang masih menempel ya!

Pentingnya Skincare Sebelum Tidur

Skincare sebelum tidur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan keindahan kulit. Malam hari adalah waktu terbaik bagi kulit untuk menyerap nutrisi dari produk skincare. Seperti produk serum dan moisturizer, akan bekerja lebih efektif saat kulit dalam kondisi bersih dan rileks.

Selain itu, perawatan malam hari juga membantu memperbaiki kerusakan yang terjadi pada kulit akibat paparan sinar matahari, polusi, dan make up sepanjang hari. Dengan menggunakan skincare sebelum tidur, Sobat Gembira memberikan kesempatan bagi kulit untuk meregenerasi dan mempersiapkan diri menghadapi hari berikutnya dengan kondisi yang lebih segar dan sehat!

5 Rangkaian Simpel Skincare Sebelum Tidur

Ilutrasi produk sekincare dengan tulisan "Rangkaian Skincare Sebelum Tidur"

Sebelum tidur kita wajib memastikan wajah sudah bersih dan ternutrisi dengan skincare. Apa saja rangkaian skincare tersebut?

1. Double Cleansing

Tahapan ini wajib banget dilakukan. Pertama, Sobat Gembira perlu membersihkan wajah dengan menggunakan make up remover seperti micellar water, cleansing balm dan cleansing oil. Apa sih bedanya?

  • Micellar water, cocok digunakan untuk membersihkan make up tipis dan kotoran ringan di wajah. Produk micellar water ini punya banyak kandungan lho Sobat, seperti ada yang mengandung bahan alami dari mawar atau sakura dan juga ada yang mengandung bahan aktif seperti salycilic acid, Vit C, dan Vit E. 
  • Cleansing Balm, cocok digunakan untuk menghapus make up yang waterproof  atau tebal karena kemampuannya yang dapat membersihkan make up secara maksimal. Sifatnya yang gentle dan memberikan efek akhir yang melembabkan, membuat produk cleanser satu ini banyak diburu. 
  • Cleansing Oil, walaupun berasal dari minyak tapi make up remover ini juga bisa digunakan untuk kondisi kulit berminyak lho. Punya sifat non comedogenik yaitu tidak menyumbat pori-pori atau menyebabkan masalah komedo dan jerawat. 

Itulah make up remover yang dapat Sobat Gembira pilih untuk membersihkan wajah. Selain itu first cleanser ini juga berfungsi untuk menarik debu dan kotoran yang tertinggal di wajah lho. Banyak manfaatnya ya Sobat Gembira!

Tapi sebelum membeli dan memakainya, Sobat Gembira wajib menentukan produk yang paling cocok dengan kondisi wajah masing-masing ya!

Langkah selanjutnya yaitu second cleanser atau mencuci wajah dengan produk face wash. Produk face wash ini juga harus pilih yang gentle untuk wajah ya Sobat Gembira, yaitu punya PH seimbang untuk wajah. 

2. Produk Eksfoliasi

Bagi Sobat Gembira yang menggunakan produk skincare dengan kandungan aktif bisa digunakan pada step ini. Produk-produk eksfoliasi ini biasanya berbentuk toner, essence, serum, dan sebagainya. 

3. Moisturizer 

Selama tidur wajah kita harus tetap terhidrasi dan tetap lembab Sobat Gembira. Wajib memakai pelembab, apalagi untuk Sobat Gembira yang punya type kulit kering.

Nah bagi yang punya kulit berminyak juga tetap disarankan memakai Moisturizer, karena penggunaannya di malam hari tidak berisiko membuat wajah jadi kilang minyak.

4. Produk Tambahan

Jika Sobat Gembira terbiasa menggunakan produk seperti night cream dan eye cream juga boleh digunakan setelah memakai moisturizer. Tapi jika Sobat Gembira termasuk golongan yang cukup memakai basic skincare, cukup sampai pada tahap menggunakan moisturizer saja. 

5. Lip Care

Terakhir yaitu menggunakan produk Lip Care. Masa wajah dinutrisi tapi bibir tidak rawat? 

Penggunaan lip care membantu merawat bibir agar tetap lembab, ternutrisi dan tidak menjadi pecah-pecah. Produk lip care ini punya banyak jenis, seperti lip balm, lip mask, lip serum dan sebagainya.

Nah setelah menggunakan tahapan skincare ini, Sobat Gembira disarankan untuk lekas tidur. Kenapa memangnya? 

Harus Segera Tidur Setelah Menggunakan Skincare?

Ilutrasi malam dengan tulisan: "Setelah Memakai SKincare Malam, Harus Segera Tidur?"

Apakah Sobat Gembira harus langsung tidur setelah menggunakan skincare? Sebenarnya, tidak harus terburu-buru tidur tepat setelah mengaplikasikan skincare. Berikan waktu beberapa menit agar produk skincare dapat terserap dengan baik oleh kulit. Hal ini penting agar produk tidak terhapus oleh bantal saat Sobat Gembira tidur. 

Selain itu, pastikan Sobat Gembira tidur dalam posisi yang nyaman untuk menghindari gesekan antara wajah dan bantal yang bisa mengurangi efektivitas skincare. Tapi setelah itu Sobat Gembira harus langsung tidur ya!

Kenapa memangnya? Karena proses perbaikan terjadi selama kita tidur. Jadi segera tidur setelah skincare meresap ya Sobat Gembira, agar produk skincare yang kita pakai bisa membantu kulit dalam proses regenerasi. 

Sobat Gembira bagaimana? Sudah rutin membersihkan make up dan memakai skincare sebelum tidur? Jangan lupa terapkan step rangkaian skincare ini ya Sobat Gembira, agar wajah tetap terlindungi dari masalah dan juga glowing!

Minggu, 29 September 2024

Gen Z Belajar Ilmu Parenting

Ilustrasi karakter di anime Jujutsu Kaisen (Gojo Satoru, Fushiguro Megumi, dan Fushiguro Tsumiki) dengan tulisan, "Gen Z Belajar Parenting".

Buat apa sih belajar parenting? Sobat Gembira pernah bertanya-tanya tentang ini nggak?

Dulu aku berpikir, "Kenapa harus belajar parenting dari sekarang?", apalagi aku belum ada kepikiran untuk menikah dan punya anak. Masih lama, besok-besok belajarnya, kan bisa. Tapi semakin ke sini aku  justru merasa ilmu parenting itu sangat penting, bahkan relevan untuk kita yang belum punya anak sekalipun. Kenapa begitu? Karena ternyata hal ini erat hubungannya dengan kesehatan mental anak.

Kalau bicara soal kesehatan mental, kita sebagai Gen Z sangat peduli, kan Sobat Gembira? Soalnya Gen Z itu sangat concern dengan isu-isu kesehatan mental karena kita tahu bahwa kesehatan mental adalah fondasi utama dari kebahagiaan dan kesejahteraan seseorang, mulai dari masa kecil hingga dewasa. 

Apalagi semenjak punya keponakan dan sering menghabiskan waktuku untuk menjaga mereka, aku jadi lebih semangat belajar ilmu parenting lagi untuk ikut memastikan kesehatan mental keponakanku tetap terjaga dan bahagia. Soalnya lingkungan sekitar sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, sehingga aku tidak mau malah menjadi pembawa pengaruh buruk kepada keponakan-keponakanku.

Sebagai generasi yang sering menghabiskan waktu di media sosial, tentunya aku belajar ilmu parenting dari sana mulai dari konten-konten kesehatan mental anak, gaya parenting, kegiatan bermain yang berpengaruh ke proses tumbuh kembangnya dan banyak hal lainnya. Konten ini biasanya banyak dijelaskan oleh para ahli seperti dari psikolog, psikiater, dokter anak, dan para mommy yang membagikan pengalamannya. 

Kenapa Belajar Parenting Itu Penting, Bahkan Sebelum Punya Anak?

Ilustrasi karakter di anime Jujutsu Kaisen (Gojo Satoru dan Fushiguro Megumi) dengan tulisan, "Kenapa Sebelum Punya Anak Harus Belajar Parenting?".

Saat ini aku merasa cukup aware dengan parenting dan sudah pula menerapkan gentle parenting. Misalnya, aku selalu berusaha mengajarkan dan mencontohkan langsung tiga kata sakti: maaf, tolong, dan terima kasih. Aku juga tidak pernah segan untuk meminta maaf ketika melakukan kesalahan, meskipun hanya kepada anak kecil. Ini karena aku percaya bahwa dengan memberi contoh, anak-anak akan belajar lebih efektif.

Tapi satu kebiasaan yang tidak bisa aku hilangkan adalah sifat jahil. Kurang afdol rasanya kalau tidak menjahili keponakanku sampai menangis. Jahilnya juga standar kok, misal menyembuyikan sandal, mainan atau pura-pura merebut ibunya dan setelahnya, aku akan langsung minta maaf.

Aku baru menyadari sikap jahilku membawa pengaruh yang buruk keponakanku. Walaupun niatnya hanya bercanda dan menurut kita ini cuma jahil kecil tapi kenyataan membawa dampak yang besar bagi perkembangan mereka. Selama ini pula setelah menjahili keponakanku, aku malah merasa mereka lebih dekat dan lengket kepadaku. Sungguh pemikiran yang keliru! Maka dari itu kita harus belajar parenting bahkan sebelum punya anak, Sobat Gembira!

Memang seperti apa dampak menjahili anak kecil?

Dampak Buruk Menjahili Anak Kecil

Aku baru menyadari ini setelah membaca cuitan dari dr. Andreas Kurniawan, SpKJ, seorang psikiater yang juga penulis buku Seorang Pria yang Melewati Duka dengan Mencuci Piring. Di media sosial X, dr. Andreas menjelaskan bahwa meskipun kita menganggap jahil sebagai sesuatu yang sepele, hal ini bisa memengaruhi kesehatan mental anak di masa depan.

Dalam cuitannya, dr. Andreas menekankan bahwa cara berpikir anak sangat berbeda dengan orang dewasa. "Anak itu bukan orang dewasa versi mini," tulisnya. Anak-anak melihat dunia secara konkret, apa adanya, tanpa kemampuan untuk memahami konsep abstrak atau candaan seperti yang kita pahami. Jadi, ketika kita bercanda dengan menyembunyikan barang atau berpura-pura meninggalkan mereka, anak kecil akan menangkapnya secara harfiah.

1. Perbedaan Cara Pikir Anak dengan Orang Dewasa

Salah satu poin penting yang disampaikan oleh dr. Andreas adalah bahwa anak-anak tidak bisa memahami konsep candaan seperti orang dewasa. Misalnya, jika kita mengatakan, "Kalau nggak makan, nanti nasinya nangis," anak kecil benar-benar akan berpikir bahwa nasi bisa menangis. Konsep ini mungkin lucu di mata kita, tapi bagi anak kecil, ini adalah kenyataan yang mereka serap dengan serius.

Ketika kita menjahili mereka, seperti berpura-pura meninggalkan atau menyembunyikan diri tanpa aba-aba, hal ini bisa membuat mereka merasa cemas. Anak kecil mungkin akan merasa takut kalau-kalau kita benar-benar meninggalkan mereka. Akibatnya, di masa depan, mereka bisa mengalami kecemasan berlebihan atau takut ditinggalkan oleh orang-orang terdekatnya.

Ilustrasi karakter di anime Jujutsu Kaisen (Gojo Satoru dan Fushiguro Megumi) dengan tulisan, "Stop Menjahili Anak Kecil!".

2. Anak Menyerap Informasi seperti Spons 

dr. Andreas juga menjelaskan bahwa otak anak-anak itu seperti spons, yang menyerap semua informasi di sekitarnya, termasuk candaan dan jahil-jahil yang kita lakukan. Mungkin kita berpikir bahwa hal-hal seperti bercanda tentang "Mama nanti pergi kalau kamu nakal" adalah hal yang biasa, tapi bagi anak, itu bisa meninggalkan jejak mendalam. 

Ancaman lainnya seperti  “nanti mama/papa tinggalin kamu”, “nanti orangtua pisah, kamu ikut siapa?” Bagi anak adalah hal yang nyata. Banyak dari kita yang saat dewasa mengalami ketakutan akan perpisahan atau penolakan karena pernah mendengar ancaman-ancaman semacam itu sewaktu kecil.

Bayangkan saja Sobat Gembira, berapa banyak anak yang tumbuh dengan rasa rendah diri karena sejak kecil sering dijahili atau dianggap lemah, jelek, atau pelupa.

3. Perbedaan Antara Jahil dan Permainan Petak Umpet

Jahil dengan sembunyi atau meninggalkan anak kecil tanpa aba-aba berbeda dengan permainan petak umpet. Main petak umpet bersama anak, itu baik karena ada briefing dan aturan permainan yang jelas. Dari permainan ini anak pelan-pelan akan belajar konsep “sesuatu bisa hilang dan akan kembali kalau dicari”.

Tapi, ketika kita tiba-tiba sembunyi tanpa briefing dulu, malah membuat anak menjadi takut. Hal ini akan membuat anak berpikir “Orang-orang bisa tiba-tiba hilang meninggalkan aku”

Masa Kecil adalah Fondasi Penting

Masa kecil adalah masa di mana anak-anak membutuhkan perlindungan, kenyamanan, dan rasa percaya. Meskipun tubuh mereka masih kecil dan lemah, otak mereka sudah bisa menangkap semua stimulasi di sekitarnya dengan sangat baik. Oleh karena itu, sebagai orang dewasa di sekitar mereka, kita punya tanggung jawab besar untuk menjaga kesehatan mental mereka, termasuk dengan cara stop menjahili mereka.

Yuk, Stop Menjahili Anak-Anak Sobat Gembira!

Jadi bagaimana Sobat Gembira? Sudah siap belajar parenting lebih dalam dan mulai menerapkan gentle parenting? Jangan lupa, stop menjahili keponakan, adik, atau anak-anak kecil di sekitar kita ya. Sejatinya anak kecil butuh rasa aman, bukan candaan yang bisa membuat cemas. Share juga, yuk, pengalaman parenting-mu!



Sabtu, 28 September 2024

Jual Gambar Online Dengan Mudah di Canva!

Siapa sih yang nggak kenal Canva, aplikasi desain ajaib yang buat hidup jadi lebih praktis? Tinggal tempel-tempel desain bisa selesai tanpa harus buat elemen desain secara manual. Sobat Gembira pasti sudah akrab 'kan dengan aplikasi satu ini? Segala tugas kita, mulai dari membuat presentasi tugas sekolah dan kuliah, poster peringatan suatu acara, sampai kartu nama, semuanya bisa terselesaikan dengan Canva. 

Ketika mulai mendesain di Canva dan menggunakan elemen-elemen grafisnya, Sobat Gembira suka kepikiran nggak sih dari mana asal atribut desain itu? Apakah semuanya disediakan oleh tim developer Canva? Hm ... jawabannya ternyata nggak!

Nah Canva memberikan kesempatan bagi para kreator, termasuk Sobat Gembira yang suka membuat ilustrasi atau gambar digital, untuk menjual hasil karyanya di sana. Iya, Sobat Gembira bisa ikut berkontribusi menjual elemen-elemen yang dibuat dan mendapatkan keuntungan dari Canva! Daripada gambar-gambar digital menumpuk di folder, kenapa nggak coba jual di Canva saja? Yuk, simak tips di bawah ini biar semakin paham bagaimana caranya!

Sebuah logo Canva dengan tulisan "Tempat Jual Gambar Online"

Berkenalan Lebih Dekat dengan Canva

Canva adalah aplikasi desain praktis yang bisa diakses secara online. Melalui platform ini, kita bisa membuat berbagai kebutuhan desain, seperti grafis untuk media sosial, presentasi, poster, dokumen, hingga kartu nama. Canva diluncurkan pada tahun 2013 oleh Melanie Perkins, Cliff Obrecht, dan Cameron Adams. Kantor pusatnya sendiri berada di Sydney, Australia.

Aplikasi Canva menyediakan berbagai template, elemen, dan desain siap pakai, yang memudahkan kita untuk mendesain tanpa harus punya keahlian desain tingkat tinggi. Canva terdiri dari dua jenis layanan, yakni gratis dan berbayar. Penggunaannya yang mudah, tinggal tempel-tempel saja membuat Canva memiliki jumlah pengguna mencapai 100 juta lebih dengan 10 juta penggunanya menggunakan fitur berbayar.

Canva terus berkembang dengan mengintegrasikan teknologi AI (Artificial Intelligence) untuk memudahkan penggunanya menciptakan desain lebih cepat dan lebih kreatif. Bahkan, dengan kemunculannya, Canva kini dianggap sebagai kompetitor berat bagi Adobe, perusahaan raksasa di bidang desain grafis. Hal ini terbukti ketika Adobe membeli Figma, salah satu aplikasi desain pesaing Canva, dengan nilai yang fantastis.

Mengapa Harus Menjual Karya Desain di Canva?

Sebagai seorang artist atau pelaku seni, Sobat Gembira pasti sering menghabiskan waktu untuk membuat desain, kan? Entah itu logo, ilustrasi, atau ikon-ikon lucu. Nah, daripada karya-karya tersebut hanya disimpan di hard drive atau folder, lebih baik diunggah dan dijual di Canva. Ada banyak keuntungan yang bisa Sobat Gembira dapatkan lho, antara lain:

1. Pasar Global

Canva digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Jadi, karya kita berpotensi dilihat dan dibeli oleh pengguna dari berbagai negara.

2. Passive Income

Sekali unggah, karya bisa terus mendatangkan penghasilan setiap kali digunakan oleh orang lain. Semakin banyak yang menggunakannya, semakin besar penghasilan yang bisa kita dapatkan, Sobat Gembira!

3. Platform yang Mudah Diakses

Proses pendaftaran menjadi kontributor di Canva sangat mudah dan tidak ribet. Sobat Gembira hanya perlu memiliki karya yang orisinal dan mengikuti panduan yang diberikan oleh Canva.

Cara Menjual Karya Desain ke Canva

Untuk mulai menjual gambar atau elemen desain di Canva, Sobat Gembira bisa ikuti langkah-langkah berikut.

1. Search Kreator Canva 

Nantinya Sobat Gembira akan diarahkan ke dalam halaman khusus untuk para kreator. Di halaman ini, ada panduan jelas untuk mengunggah karya.

Halaman di Canva untuk mendaftarkan akun sebagai kreator

2. Membuat Akun Canva 

Langkah pertama tentu saja adalah membuat akun Canva jika belum punya. Sobat Gembira bisa mendaftar lewat aplikasi Canva di smartphone atau langsung melalui situs web Canva. Jika sudah punya akun, langsung masuk dan lanjut ke langkah berikutnya.

3. Pilih Opsi Kontributor yang Sesuai

Tentukan tujuan Sobat Gembira ingin mendaftar sebagai kontributor yang mana. Apakah ingin mengupload template, elemen desain (grafis, logo, dan ikon) atau foto?  

4. Mengisi Form

Sobat Gembira harus mengisi form persetujuan terlebih dahulu untuk bisa melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu mengunggah karya seni.

Halaman formulir pendaftaran sebagai kreator di Canva.

5. Upload Desain yang Ingin Dijual 

Setelah disetujui Sobat Gembira bisa mulai mengunggah desain. Pilih desain yang ingin Sobat Gembira upload dan pastikan file yang diunggah berformat CSV, PNG, atau JPG. Desain yang diunggah harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan di tempat lain.

6. Isi Detail Desain 

Sobat Gembira juga harus melengkapi informasi detail mengenai desain yang diunggah. Beri judul yang menarik dan relevan, serta tambahkan keyword yang menggambarkan desainmu. Pastikan kata kunci yang kamu pilih banyak dicari oleh pengguna Canva. Kalau bingung mencari keyword, Sobat Gembira bisa memanfaatkan alat bantu seperti MyKeyworder.

7. Klik Unggah Desain 

Setelah semua informasi lengkap, Sobat Gembira tinggal klik mengunggah desain tersebut. Jangan lupa untuk selalu membuat desain baru secara berkala agar portofolio semakin berkembang.

8. Tunggu Verifikasi 

Setelah diunggah, desainmu akan melalui proses kurasi oleh tim Canva. Mereka akan menilai apakah desain tersebut layak masuk ke dalam koleksi elemen Canva atau tidak. Jika ditolak, jangan berkecil hati ya, Sobat Gembira! Proses kurasi ini memang ketat karena banyak kreator lain yang juga ingin berkontribusi.

9. Move On dan Terus Berkarya 

Selesai mengunggah desain, jangan terlalu fokus memantau hasilnya ya! Lebih baik, Sobat Gembira langsung membuat desain baru lagi. Terus berkarya dan jangan terjebak menunggu hasil verifikasi. Percaya deh, semakin sering Sobat Gembira mengunggah desain, semakin besar peluang untuk diterima.

Tips untuk Membuat Desain Berkualitas

Mungkin Sobat Gembira bertanya-tanya, “Kalau aku nggak punya alat canggih, bagaimana bisa membuat desain yang bagus?” Tenang Sobat, untuk membuat elemen desain nggak perlu software mahal. Bisa mencoba menggunakan berbagai aplikasi menggambar digital yang bisa diakses melalui ponsel, contohnya seperti Ibis Paint X atau aplikasi serupa lainnya.

Selain itu, jangan lupa juga untuk selalu mengasah kemampuan dalam menggambar dan mendesain. Banyak tutorial gratis di internet yang bisa Sobat Gembira pelajari, mulai dari teknik dasar hingga tips-tips mendesain yang lebih kompleks. Terus tingkatkan kreativitas dan jangan ragu untuk bereksperimen ya Sobat Gembira!

Personal Branding sebagai Artist atau Pelaku Seni

Menjual gambar di Canva hanya salah satu cara untuk memanfaatkan bakat desain kita. Sebagai kreator pelaku seni, Sobat Gembira juga perlu membangun personal branding agar karya-karya seni  kita lebih dikenal oleh banyak orang. Salah satu cara yang efektif adalah dengan aktif di media sosial. Buat portofolio online, bagikan karya, dan ikuti komunitas-komunitas kreatif yang relevan.

Dengan personal branding yang kuat, Sobat Gembira bisa membuka banyak peluang baru, termasuk kerja sama dengan brand atau bahkan menjual karya di platform lain selain Canva.

Jual gambar online di Canva bisa menjadi cara yang seru dan menguntungkan untuk menyalurkan kreativitas Sobat Gembira. Selain berpotensi mendapatkan penghasilan tambahan, juga bisa berkontribusi di dunia desain yang semakin berkembang. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai jual karya sekarang dan menjadi bagian dari komunitas kreatif global!

Siap menjual gambar secara online di Canva, Sobat Gembira?








Jumat, 27 September 2024

Ibis Paint X: Aplikasi Andalan Jasa Desain Cover

Sobat Gembira kalau mau membeli buku apa sih yang pertama kali dipertimbangkan? Hal yang menjadi alasan kuat untuk membelinya?

Kalau aku, selain melihat blurb di belakang buku (apakah menarik atau tidak), hal yang juga kuperhatikan adalah cover bukunya. 

Aku selalu beranggapan kalau cover-nya cantik, kualitas isinya juga akan mengikuti. Apalagi jika bergambar lucu dengan penuh warna, duh sangat memanjakan mata!

Kalau cover-nya kureng, skip dulu deh, cari buku lain. Kecuali kalau bukunya lagi ramai dan tengah diperbincangkan orang-orang, pastinya nggak mempertimbangkan cover karena terlanjur kepo dengan isinya.

Nah cover-cover yang cantik ini berkat siapa sih? Tentunya berkat para desainer desain cover. Sungkem dulu ke mereka karena sudah menciptakan cover yang begitu memanjakan mata. Bahkan di medsos juga ramai lho mengenai cover novel di Indonesia yang lebih menarik dan kreatif dibanding cover novel luar negeri. Keren banget ya!

FYI Sobat Gembira, desainer cover ini bisa menjadi peluang kerja yang sangat menggiurkan! Terumata untuk Sobat yang punya hobi menggambar. Selain menuangkan rasa kreatif, dengan menjadi desainer juga sekaligus mengabdi ke perbukuan negeri karena ikut mendorong minat membaca. Banyak kok alasan warga Indonesia membaca karena terpincut cover-nya! Aku contohnya hehe ...

Tapi untuk menjadi desainer ini harus belajar dari mana? Khusus buat orang-orang yang dari lahir sudah berbakat menggambar? Atau bisa untuk orang awam yang ingin mengasah bakat tersebut? 

Bisa untuk semua kalangan! Sobat Gembira dapat memulainya dengan menemukan aplikasi menggambar yang tepat. Cover buku yang diperlukan biasanya berbentuk digital jadi Sobat Gembira harus menemukan aplikasi menggambar digital yang tentunya ramah untuk pemula.

Nah aku punya satu rahasia aplikasi yang paling sesuai bagi pemula dalam menggambar digital, khususnya membuat desain cover. Nama aplikasi ini adalah Ibis Paint X. 

Funfact, aplikasi ini juga menjadi salah satu andalan para penyedia jasa desain cover, khususnya yang baru terjun ke bidang ini. Ibis Paint X, aplikasi seperti apa itu? Yuk kita mengenal lebih dekat dengan aplikasi satu ini sekaligus mengulik kelebihannya!

Gambar Logo Aplikasi Ibis Paint X dan tulisan "Ibis Paint X Aplikasi Andalan Para Penyedia Jasa Cover".

Kelebihan Ibis Paint X untuk Para Penyedia Jasa Desain Cover

- Fitur Aplikasi yang Mudah Digunakan

Fitur aplikasi ini benar-benar gampang banget digunakan bahkan untuk pemula sekalian! 

Salah satu fitur ajaibnya adalah fitur ketuk dua jari yang bisa meng-undo hasil gambaran yang salah atau coretan gagal. Fitur ini sangat menjadi andalan sih karena kita tidak perlu repot mencari fitur penghapus dan harus menghapusnya secara manual yang pastinya akan butuh waktu yang lama.

- Aplikasi Belajar Menggambar Digital yang paling Gampang

Pemula yang baru belajar menggambar digital sangat disarankan untuk menjajal aplikasi ini. Fiturnya yang gampang, letak alat yang jelas dan demo penggunaannaplikasi yang detail. Hal terpenting, banyak video tips menggambar di berbagai media sosial  yang dibagikan dengan cuma-cuma!

- Gratis

Masa belum bisa menghasilkan cuan dari menggambar kita harus mengeluarkan uang dahulu untuk memgakses aplikasinya? Kalau balik modal sih boleh saja, kalau nggak? Nah aplikasi ini bisa menjawab kekhawatiran Sobat Gembira. Sebab Ibis Paint X dapat diunduh dan digunakan secara gratis. 

Versi premiumnya juga ada kok, seperti untuk jenis kuas dan alat lain. Tapi untuk kuas premiumnya, Sobat Gembira bisa dapatkan dengan hanya menonton video iklan. Enak banget kan?

- Bisa diunduh di HP Android

"Tapi aku cuma punya HP, nggak ada gadget lain." 

Tenang saja Sobat Gembira, aplikasi Ibis Paint X bisa diunduh melalui ponsel genggam kita, bahkan android sekalipun. Tidak seperti aplikasi Procreate yang hanya bisa digunakan di produk Apple, Ibis Paint X bisa digunakan di semua jenis ponsel android lho! Cocok banget bagi Sobat Gembira yang baru mencoba mencebur ke bidang menggambar digital desain cover!

Wah menarik banget ya Sobat Gembira aplikasi satu ini! Selain ibis paint x, Sobat Gembira juga bisa menjajal aplikasi lain yang tentunya mudah digunakan dan bisa diakses melalui hp android kita. Baca di sini yaa!

Pengalaman Menggunakan Ibis Paint X

Selama covid 2 tahun lalu, aku juga ikutan mengasah kemampuan menggambarku melalui aplikasi ini. Bisa dibilang Ibis Paint X menjadi aplikasi pertama yang kuunduh untuk belajar menggambar digital. 

Banyaknya ulasan baik dari pengguna aplikasi ini juga menjadi pendorong kuat mengapa aku mengunduh aplikasi Ibis Paint X. Fitur aplikasi yang mudah untuk dipelajari jadi alasan kenapa aplikasi ini banyak direkomendasikan.

Contoh Desain dari Ibis Paint X

Ini beberapa contoh gambaranku dari Ibis Paint X. 

Contoh desain cover buku yang dibuat di aplikasi Ibis Paint X
Instagram : @fe.liart



Contoh desain cover buku yang dibuat di aplikasi Ibis Paint X



Contoh desain cover buku yang dibuat di aplikasi Ibis Paint X


Bagaimana Sobat Gembira cantik, 'kan?

Alasan Kuat Menjadi Jasa Desain Cover 

Freelance yang paling cuan. Asal sobat gembira tahu, freelance jasa desain cover menghasilkan banyak pundi-pundi rupiah hingga dollar. Soalnya aku punya kenalan yang menjadi freelance di bidang ini, jadi dapat bocoran sedikit deh hehe...

Apalagi kalau namanya sudah mentereng, huft untuk pesan jasanya saja harus masuk waiting list. Penghasilan jasa desain cover bisa mencapai dua digit, UMR kalah.  Tapi ya untuk mencapai ini tentunya tidak mudah, harus ada waktu yang dikorbankan untuk mengasah keterampilan, konsisten dan kerjaan menatap layar gadget berjam-jam. 

Kebutuhan desain cover ini banyak dibutuhkan, apalagi sekarang menjamur penerbit-penerbit buku, baik penerbit mayor dan minor. Selain untuk menjadi designer cover buku profesional, penulis-penulis di aplikasi Wattpad, Rakata, KaryaKarsa atau penulis AU di X juga banyak yang membutuhkan cover untuk sampul tulisan mereka. 

Tawaran yang banyak ini menjadi peluang bisnis yang menggiurkan, bukan? Selain itu pekerjaan ini juga bisa dilakukan dari rumah. Cocok banget dijadikan sampingan untuk menambah penghasilan.

Terus kalau sudah bisa menggambar digital dan siap menjual karya desain, bagaimana cara membranding diri agar banyak dikenal orang? Sobat Gembira bisa baca di sini yaa!

Oh iya Sobat Gembira aku mau membagikan funfact kecil hehe. Sebelumnya aku juga sempat mendapatkan cuan dari menjual cover hasil gambaran di aplikasi ini, tapi karena tidak konsisten jadinya mandek begitu saja. Hal yang perlu Sobat Gembira ingat dan terapkan adalah konsisten, biar nggak seperti aku yang setengah-setengah.😭

Jadi bagaimana Sobat Gembira? Siap konsisten menjadi penyedia jasa desain cover?

Rabu, 25 September 2024

4 Produk Skincare Wajib Dibawa Selama Traveling

Sebagai cewek-cewek yang suka FOMO, pastinya traveling menjadi salah satu wishlist utama kita. Betul nggak Sobat Gembira?

Apalagi kalau ada tempat wisata yang lagi hits dan trending di media sosial lalu pakai embel-embel hidden gem, pokoknya harus banget ke sana! Minimal buat postingan instastory lah.

Tapi kalau tempat wisatanya cukup jauh dari rumah, tentu kita tidak bisa pergi tanpa persiapan apa-apa. Satu hal yang musti Sobat Gembira siapkan adalah produk kecantikan, khususnya skincare yang nggak boleh banget ketinggalan. 

Memangnya kenapa sih? Pastinya Sobat Gembira nggak mau dong lagi asyik jalan-jalan wajah malah jadi kusam? Apalagi buat kebutuhan postingan medsos, wajah harus tetap on point. Hush pergi jauh-jauh jerawat, wajah kusam, dan kering!

Ilustrasi peta yang bertuliskan "Produk Skincare yang Harus Dibawa Ketika Traveling".

Tapi kalau traveling 'kan nggak memungkinkan bawa banyak barang? Yang ada malah menuhin koper dan tas, jadi harus bagaimana dong?

Nah penting banget Sobat Gembira menyiapkan produk skincare yang paling dibutuhkan saja selama traveling. Pokoknya bawa seringkas mungkin. Para travelers beauties juga banyak yang menerapkan skin minimalism atau skin fasting selama traveling. Jadi hanya membawa basic skincare saja. 

Hal ini bisa Sobat Gembira coba dan bawa untuk kebutuhan skincare selama liburan. Yuk kita bahas bersama!

Produk Skincare yang Perlu Dibawa Ketika Traveling

Cleanser 

Cleanser menjadi top tier produk kecantikan yang sangat dibutuhkan selama traveling, karena nantinya kita akan menghabiskan waktu dengan jalan-jalan yang pastinya wajah terpapar debu dan kotoran. Apalagi kalau selama liburan kita juga memakai makeup. Jadi double cleansing wajib banget dilakukan.

First cleansing yaitu dengan menggunakan make up remover, yang mana ini punya berbagai macam jenis produk, seperti micellar water, cleansing balm dan cleansing oil. Tentukan yang paling cocok dengan wajah kamu ya Sobat Gembira!

Langkah selanjutnya adalah mencuci wajah dengan produk face wash. Produk face wash ini juga harus pilih yang gentle untuk wajah. 

Moisturizer 

Walaupun sedang traveling wajah kita harus tetap terhidrasi dan tetap lembab. Jadi bawa moisturizer is a must! Apalagi untuk Sobat Gembira yang punya type kulit kering.

Nah bagi yang punya kulit berminyak bisa dipertimbangkan lagi untuk memakai produk skincare satu ini, karena beberapa orang tidak cocok menggunakannya. 

Sunscreen

Super duper wajib! Menjaga wajah dari paparan sinar uv itu harus dilakukan! Jangan sampai keasyikan traveling, wajah kita jadi surburn dan gosong karena melupakan produk kecantikan satu ini. 

Pakai sunscreen bukan hanya supaya wajah tidak gosong ya Sobat Gembira, melainkan ikut menghindari masalah di kulit di masa yang akan mendatang. Dengan memakai sunscreen sama artinya kita berinvestasi ke kulit untuk masa tua.  

Nah keempat produk-produk ini sebenarnya cukup banget untuk Sobat Gembira bawa selama traveling. Tapi harus tetap dengan teliti ya Sobat memilih basic skincare yang tepat. Jangan termakan jebakan batman marketing ya!

Foto beberapa produk skincare.

Buat Sobat Gembira yang selalu menerapkan produk eksfoliasi seperti toner dan serum boleh kok dibawa demi menjaga skin cycle yang biasanya dilakukan. Namun hal ini pastinya akan menambah kuantitas produk yang dibawa bukan? Jadi kita perlu sekali Sobat Gembira menata skincare ini dengan rapi ke tempat yang ringkas, supaya tidak berceceran dengan barang lain yang tentunya menghemat ruang koper atau tas.

Barang Tambahan yang Wajib Dibawa

1. Skincare Travel Size

Kalau Sobat Gembira salah satu tipe orang yang suka beli skincare gentong alias skincare size besar, tidak mungkin kan kita bawa skincare ukuran besar tersebut untuk traveling? Tentunya bakal memakan tempat. 

Nah Sobat Gembira perlu menyiapkan skincare travel size!

Tapi kalau beli skincare khusus travel size tambah boncos dong, harus keluar uang lagi membeli produk yang sama? Tenang Sobat Gembira ada solusinya kok yaitu membeli botol kecil atau jar yang bisa digunakan untuk menampung skincare kita. Selain harganya yang murah, juga bisa menghemat space koper dan tas kita lho. 

Jar mini ini banyak dijual di toko aksesoris ataupun marketplace dengan berbagai bentuk dan pilihan, mulai dari harga kurang dari 1000-an! Ramah dikantong kan Sobat Gembira? Selain murah, jar ini bisa digunakan untuk traveling selanjutnya. Sound great right?

Mungkin Sobat Gembira ada yang heran, kenapa sih orang-orang kok suka beli skincare gentong? Ini bukan tanpa alasan ya Sobat. Funfact, orang yang suka membeli skincare size besar memiliki alasan karena merasa lebih hemat dibanding harus membeli skincare mini yang overprice. Selain itu bisa juga karena menghindari fenomena fast beauty. Tahu kan seberapa bahayanya fast beauty?

2. Pouch atau Tas Khusus Skincare 

Pouch Make Up dan Skincare

Dengan ukuran skincare yang mini, pastinya kita tidak mau produk kecantikan ini berceceran di mana-mana dan jadi susah mencarinya. Nah, Sobat Gembira bisa mengatasinya dengan memasukkan ke dalam pouch khusus skincare. Tapi sebelum memutuskan membeli pouch ada beberapa hal yang harus Sobat Gembira perhatikan. 

- Tahan air

Skincare selalu berhubungan dengan air yang menyebabkan basah, jadi penting sekali Sobat Gembira untuk memilih pouch yang tahan air. 

- Memiliki banyak space dan ukurannya yang pas

Pastinya kita mau pouch yang kita punya bisa menampung semua skincare yang kita bawa tapi juga tidak mau malah menyebabkan memakan tempat. Hal ini yang mengharuskan Sobat Gembira harus membeli pouch dengan ukuran yang sesuai!

Nah bagaimana Sobat Gembira? Sudah siap menyiapkan skincare yang tepat untuk traveling

Benarkah Kuliner Olahan Kacang Membuat Jerawat?

"Eh jangan makan kacang, nanti wajahnya tambah jerawatan lho!"

Ayo absen dulu Sobat Gembira yang sering dengar kalimat ini!☝🏻

Entah dari zaman kapan, pantangan makan kacang mulai diucapkan. Hampir semua remaja Indonesia sepertinya pernah mendapatkan larangan ini setidaknya sekali dalam hidup. Apalagi orang yang punya kondisi wajah berjerawat pasti langsung dituduh, "kamu pasti suka makan kacang!".

Padahal belum tentu orang yang suka makan kacang kulitnya berjerawat. Begitupun sebaliknya, orang yang punya kulit berjerawat bisa saja aslinya dia tidak suka makan kacang. 

Ilustrasi sate dan siomay dengan tulisan "Kuliner Olahan Kacang Dapat Menyebabkan Jerawat?"

Tapi siapa sih yang bisa tahan sama godaan kuliner olahan kacang? Sate ayam bumbu kacang, pecel, lotek, gado-gado, ketoprak, bumbu kacang dari siomay dan batagor, haduh kebayang 'kan enaknya? Perpaduan rasa manis, gurih, pedas menyatu di mulut eummm nikmat banget! 

Masa iya makanan seenak itu harus dihindari terus-terusan? Kapan lagi coba kita bisa menikmati makanan khas Indonesia ini dengan suka-suka? Kan siapa tahu kita besok pindah ke luar negeri yang pastinya susah buat cari makanan-makanan ini. Hahaha ... bantu aminkan halusinasi ini ya Sobat Gembira.

Tapi memang betul kacang bisa menimbulkan jerawat? Yuk kita cari tahu faktanya!

Fakta Tentang Kacang dan Jerawat

Foto kacang-kacangan dengan tulisan "Fakta HUbungan Kacang dan Jerawat"

American Academy of Dermatology (2007) menyatakan bahwa mengonsumsi makanan berlemak dapat menyebabkan munculnya jerawat. Hal ini dikarenakan makanan berlemak dapat memicu peningkatan produksi sebum dan kelenjar sebasea. 

Kacang-kacangan merupakan salah satu makanan yang mengandung lemak serta memiliki kandungan asam omega-3 dan asam omega-6 yang tinggi. Beberapa jenis kacang yang mengandung lemak tinggi, contohnya seperti almond, hazelnut, dan walnut. 

Kandungan lemak ini menimbulkan persepsi bahwa kacang bisa menyebabkan jerawat. Terdapat pula indikasi adanya ketidakseimbangan asam omega yang ada di kacang bisa menimbulkan dan memperparah jerawat karena menimbulkan reaksi inflamasi. 

Padahal faktanya Sobat Gembira, kandungan lemak pada kacang tidak sampai menyebabkan peningkatan produksi sebum dan penyumbatan pada kulit. Asam omega yang dikatakan bisa menimbulkan reaksi inflamasi pun mekanisme belum terbukti secara pasti. 

Dari berbagai penelitian ilmiah, sampai saat ini hubungan kacang bisa menimbulkan jerawat masih belum terbukti. So, kacang bisa membuat jerawat hanya mitos belaka ya Sobat Gembira!

Kandungan lemak yang ada di kacang ini sebenarnya sangat bermanfaat bagi tubuh kita, lho. Apa saja itu?

Manfaat Kandungan Lemak di Kacang

Kacang-kacangan merupakan sumber asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) dan asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA). Kedua asam ini sama-sama tidak bisa dihasilkan oleh tubuh manusia, sehingga perlu mendapatkannya dari makanan. 

Tahu nggak Sobat, PUFA dan MUFA yang ada di kacang sangat bermanfaat lho bagi tubuh!

  • Menurunkan kolestrol jahat atau low density lipoprotein (LDL)
  • Meningkatkan kolestrol baik atau high density lipoprotein (HDL)
  • Mengurangi peradangan atau inflamasi 
  • Mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan diabetes
  • Membantu kulit memproduksi sebum yang cukup untuk membuat kulit tetap lembab, terhidrasi dan kenyal

Foto kacang tanah

Nutrisi Lain Dari Kacang yang Bermanfaat untuk Kulit

Selain mengandung lemak baik, kacang juga memiliki kandungan banyak nutrisi lho Sobat Gembira!

  1. Protein
  2. Karbohidrat
  3. Zat besi
  4. Serat
  5. Kalsium
  6. Kalium
  7. Fosfor
  8. Zinc

Nutrisi-nutrisi yang terkandung oada kacang ini dapat membantu kulit terus terhidrasi, menunda penuaan, dan menjadikan wajah awet muda. Seperti contohnya zinc yang bekerja sebagai antioksidan untuk melindungi kulit dari radikal bebas yang bisa menyebabkan kulit terlihat lebih tua. Zinc juga membantu produksi kolagen untuk kulit awet muda.

Tapi di samping manfaatnya bagi tubuh, Sobat Gembira juga harus tetap mindful ya dalam memakan kacang, apalagi kuliner olahan yang berbumbu kacang mesti lebih hati-hati lagi!

Mawas Diri dalam Mengonsumsi Kuliner Berbumbu Kacang


Seperti yang Sobat Gembira baca sebelumnya, kacang tidak terbukti dengan pasti menjadi faktor penyebab munculnya jerawat. Tapi kalau kuliner olahan dari kacang beda lagi lho Sobat reaksinya untuk tubuh!

Pastinya Sobat Gembira tahu dong kalau bumbu kacang yang biasanya ada diberbagai kuliner khas Indonesia itu tidak terlepas dari gula dan minyak? Kacang yang harus di goreng dahulu sebelum ditumbuk, bumbu rempahnya ditumis dengan minyak, lalu gula merah sebagai penambah rasa manis di bumbu kacang. 

Bahan-bahan inilah yang sebenarnya bisa menyebabkan timbulnya jerawat, Sobat Gembira!

Penelitian Jiang (2023) mengatakan bahwa jerawat justru lebih mungkin disebabkan oleh makanan manis yang banyak mengandung gula dan karbohidrat. Hal ini karena ketika seseorang mengonsumsi gula berlebih, maka akan meningkatkan kadar hormon insulin dalam darah dan memicu produksi hormon androgen yang meningkatkan aktivitas kelenjar minyak. Produksi minyak yang meningkat ini yang menyebabkan timbulnya jerawat. 

Selain menjaga kesehatan kulit dari dalam dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan tidak berisiko menimbulkan jerawat, perlindungan wajah dari luar juga perlu diperhatikan Sobat Gembira! Mulai dari menggunakan basic skincare dengan tepat, yang mana harus sesuai dengan kondisi tipe kulit kita, seperti kulit berminyak, kering atau kombinasi. 


Selasa, 24 September 2024

Fast Beauty: Ancaman Produk Kecantikan Wajah Terhadap Lingkungan

Sobat Gembira pernah mendengar tentang fast fashion? Sebuah tren model baju baru dengan waktu yang relatif singkat? 

Jadi fast fashion ini bisa dikatakan perbuatan brand-brand yang tidak bertanggungjawab yang suka merilis produk baru. Belum ada seminggu bahkan sebulan eh sudah launching produk baru lagi. Nah hal ini juga belakangan terjadi di produk kecantikan wajah. Fenomena ini disebut fast beauty.

Fast fashion dan fast beauty ini fenomena yang mirip-mirip lah Sobat Gembira, hanya berbeda di jenis produknya saja. Tapi fast beauty juga sama mengerikannya lho. Yuk kita bahas lebih detail seperti apa itu fast beauty!

Pengertian Fast Beauty, Si Ancaman Dari Produk Kecantikan Wajah

Sebuah poster dengan ilustrasi beberapa produk skincare, di sampingnya terdapat tulisan yang berjudul "Apa itu Fast Beauty".

Mengutip dari rri.co.id, Fast Beauty adalah tren di industri kecantikan yang merujuk pada produksi cepat dengan bahan murah untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi. 

Hal ini bisa disebabkan karena produk kecantikan menjadi salah satu target pasar terbesar, baik di Indonesia maupun mancanegara. Seperti yang kita lihat di beberapa waktu ke belakang ini, Sobat Gembira. Mulai dari produk skincare, kosmetik, hingga berbagai produk kecantikan lain, itu punya peminat yang sangat-sangat besar. 

Apalagi target pasarnya adalah kaum perempuan dan kawula muda, yang punya kebiasaan suka berbelanja. Sehingga brand-brand kecantikan ini dengan sengaja memproduksi produk baru dengan waktu singkat karena target pasar dan permintaannya yang selalu besar. Hal ini juga yang mendasari brand menciptakan produk baru terus-menerus karena merasa setiap launching suatu produk pasti selalu laku dan tetap ada peminatnya.

Lalu siapa yang bisa disalahkan dalam fenomena ini? Pemilik brand yang tidak peduli dengan sustainability dan para konsumen yang latah dalam membeli produk.  Semoga kita nggak termasuk golongan yang latah dalam membeli produk kecantikan ya Sobat Gembira.

Fast beauty ini juga sangat bahaya lho dampaknya bagi lingkungan. Apa saja sih? 

Dampak Fast Beauty, Ancaman Bahaya Produk Kecantikan Wajah Terhadap Lingkungan

Sebuah poster dengan ilustrasi beberapa produk skincare dan tanda bahaya, di sampingnya terdapat tulisan yang berjudul "Dampak Fast Beauty untuk Lingkungan".

Mengutip dari isuu.com, industri kecantikan global diestimasikan memproduksi lebih dari 120 juta unit kemasan produk kecantikan per tahunnya. Namun lebih dari 70% tidak didaur ulang hingga berakhir di tempat pembuangan sampah yang ujung-ujungnya bisa mencemari lingkungan, sungai, sampai lautan.

Fast beauty ini sangat berefek buruk pada ekosistem makhluk hidup, karena memberi dampak negatif yang berlangsung secara panjang. Ini sebenarnya sebuah isu yang besar, tapi mayoritas belum sadar. 

Siklus produksi yang cepat demi memenuhi permintaan, membuat brand mengambil jalan instan untuk dapat keuntungan banyak. Mulai dari menggunakan bahan atau ingredients yang lebih murah dan mudah diproduksi serta memakai bahan yang berbahaya bagi lingkungan. Selanjutnya masalah eksploitasi pekerja karena jam kerja yang tidak wajar demi bisa cepat merilis produk baru. 

Hal yang terkesan cepat dan buru-buru ini bisa juga lho berdampak ke kita sebagai konsumen.  Ini bisa mempengaruhi penurunan kualitas produk, karena tidak punya cukup waktu yang lama dalam uji testing dan sampling. Bayangkan saja Sobat kita memakai produk yang belum bisa dipastikan aman karena jangka ujinya yang sangat pendek. Iiiii ngeri banget nggak sih?!

Kalau di fast fashion kan ada cara menghentikan habit latah membeli baju baru dengan membeli pakaian yang timeless alias dengan capsule wardrobe style. Lalu kalau dengan dunia kecantikan bagaimana ya?

Bijak Membeli Produk Kecantikan Wajah

Sebuah poster dengan ilustrasi keranjanng belanja, di sampingnya terdapat tulisan yang berjudul "Bijak Membeli Produk Kecantika Wajah".

1. Memilih Brand yang Sustainable

Brand sustainable itu seperti apa sih? Yaitu brand yang punya komitmen untuk menjaga dan melindungi Bumi, mulai dari penggunaan bahan produksinya hingga kemasan yang digunakan.

Tahu nggak Sobat bahwa kemasan produk kecantikan itu rata-rata berbahan plastik dengan ukuran yang sangat kecil, sehingga susah untuk didaur ulang? Apalagi plastik ini butuh ribuan tahun untuk terurai. 

Nah, dengan menggunakan produk dari brand yang sustainable atau peduli terhadap lingkungan merupakan salah satu langkah kita bisa melindungi planet Bumi tercinta.

2. Membatasi Pembelian dengan Menggunakan Produk Secukupnya

Salah satu hal bisa diterapkan untuk mengurangi fast beauty adalah menggunakan produk kecantikan wajah dengan secukupnya. Seperti hanya menggunakan basic skincare saja yang sebenarnya sudah cukup untuk merawat dan menjaga kulit kita. Begitupun dengan produk make up, jangan suka FOMO membeli banyak produk karena tergiur reviu influencer atau diskon di marketplace ya Sobta Gembira! 

Stop deh punya foundation dan concealer sampai tiga, empat, lima! Lip products mulai dari lip gloss, lip cream, lip tint, lip glaze, lip stick itu pun dengan berbagai warna dan merek. Cukup beli yang sering digunakan saja ya Sobat! Apalagi produk kecantikan seperti ini punya umur pemakaian yang tidak lama juga 'kan setelah produk dibuka?

Ilustrasi orang yang tengah meditasi dengan tulisan "very mindful dan Stop FOMO!"

Masa sih kita sebagai pribadi yang demure dan mindful ini nggak mindful juga dalam membeli produk kecantikan?
Tapi dalam menggunakan produk secukupnya juga harus diperhatikan, apakah produk-produk tersebut cocok di wajah kita? Cek dengan teliti kandungannya ya. Seperti basic skincare, apakah mengandung bahan aktif AHA seperti Lactid Acid? Atau mengandung BHA seperti Galactosyl Salicylate dan Salicylic Acid? Pastikan bahan yang terkandung sesuai dengan kondisi wajah.
Begitu pun dengan produk make up, cari yang aman. Jangan sampai produk-produk tersebut malah membahayakan diri kita sendiri ya Sobat Gembira!

3. Mengecek Tanggal Pemakaian 

Sobat gembira pasti tahu kan kalau produk kecantikan wajah itu punya umur pemakaian yang sangat singkat? Biasanya rata-rata produk kecantikan wajah hanya punya umur pemakaian 6 hingga 12 bulan.  

Nah jangka umur yang pendek itu bisa jadi alasan kenapa Sobat Gembira hanya perlu membeli produk secukupnya saja. Seperti basic skincare ya beli satu produk saja sampai produknya habis atau sampai batas umur pemakaiannya. Baru deh setelah itu membeli produk lagi!

4. Reduce, Reuse, dan Recycle 

Yaps Sobat bisa memanfaatkan produk kecantikan yang tidak cocok di wajah dengan menggunakannya ke kulit lain. Seperti misalnya sunscreen bisa digunakan untuk pengganti body lotion, moisturizer bisa untuk melembabkan pergelangan tangan, lutut, dan sebagainya. 

Selain itu, produk kosmetik atau make up yang sudah melebihi umur pemakaian dan kadaluarsa bisa Sobat Gembira donasikan lho!

Salah satunya melalui campaign dari Loka Laskar x Make Up Wake Up yang berbasis di Yogyakarta ini. Mereka menawarkan solusi untuk menampung produk kosmetik yang sudah kadaluarsa. Nantinya produk-produk kadaluarsa ini akan disalurkan kepada perias jenazah. Untuk syarat lengkapnya bisa Sobat Gembira cek di sini ya!

Poster dari @makeupwakeup.idn untuk campaign donasi produk makeup kadaluarsa.
Instagram @makeupwakeup.idn

5. Menggunakan Produk Kosmetik Jadul

Nah ini bisa juga jadi landasan menghindari FOMO dengan menggunakan kosmetik jadul. Ajakan ini tengah ramai dan banyak digaungkan kawula-kawula muda di internet. Hal ini disebabkan produk jadul sudah terbukti memiliki kandungan yang aman dan manfaat yang nyata dari zaman nenek dan ibu kita dulu.

Dengan memakai produk jadul, kita bisa menghindari wasting money dalam membeli produk baru yang kualitasnya belum bisa diketahui dengan pasti. Hal ini juga bisa membuat brand-brand berhenti latah memproduksi barang baru dengan cepat. 


x

Bagaimana Sobat Gembira, siap bijak dalam membeli produk kecantikan wajah? Karena dengan bijak membeli produk adalah upaya kita bijak ke lingkungan, yuk sekarang lebih mindful lagi!

Sabtu, 21 September 2024

Spoiler Ending Queen Woo! Sangat Plot Twist!

 Annyeong Sobat Gembira!

Akhir-akhir ini FYP Tiktok-ku tengah ramai merekomendasikan drama Korea terbaru Queen Woo, sebuah drama kerajaan yang mengusung kisah raja di Negeri Gingseng pada tahun 179 masehi. Sobat Gembira pernah terbayang keadaan bumi di tahun sebelum ribuan bagaimana? Kalau aku kok nggak ada bayangan sama sekali ya di tahun-tahun setua itu.😭

Sebagai penikmat historical fiction, drama Queen Woo cukup menarik rasa penasaran. Padahal aku bukan K-Drama Lovers, terakhir menonton DraKor itu tahun lalu, yang mana bukan film rilisan terbaru pula. 

Tanggal merah yang berturut dengan weekend kemarin, menjadi kesempatanku untuk marathon part 2 series Queen Woo. Iya part 2, karena aku sudah menonton part 1 dari seminggu sebelumnya hehe ... 

Cover dari series Queen Woo

Series ini punya 8 episode dengan dua kali waktu perilisannya. Jarak tayang perbagian sendiri berbeda 2 minggu, part 1 dirilis pada 29 Agustus lalu, sedangkan part 2 yang dimulai dari episode ke-5 rilis pada 12 September kemarin. Jeda yang cukup panjang ini bisa jadi penyebab lupa jalan cerita awal Queen Woo, lho!

Sudah kepalang tanggung menonton lengkap part 1, masa nggak lanjut ke part 2? Inilaj yang menjadi alasanku kenapa tetap menamatkan series ini. Selain itu, cerita di ujung episode 4 yang dibuat memantik penasaran juga jadi alasan kenapa series ini masih ditunggu-tunggu kelanjutannya. Sobat Gembira juga ngikutin series ini, nggak?

Tapi-tapi-tapi siapa sih penonton Queen Woo yang nggak kesal dengan ending yang tersaji di akhir episode 8? Ini kita sudah rela lho menunggu, masa ending-nya seperti itu sih? !

Bagi Sobat Gembira yang sudah terlanjur bad mood, kesal dan mencak-mencak karena ending-nya, tarik napas yang dalam dan hembuskan perlahan .... Sini aku kasih tahu apa yang sebenarnya terjadi! (Ini rahasia kita-kita saja ya Sobat Gembira!)

Queen Woo Berakhir Open Ending?

Peringatan: Ini bakal mengandung spoiler, jadi buat Sobat Gembira yang belum menonton ataupun belum selesai menontonnya, ada baiknya diskip saja kalau nggak mau ter-spoiler-kan ya!

Ketika sampai di penghujung episode 8 pasti bingung dan curiga bakal ada episode ke-9. Apalagi babak penyelesaian yang disajikan open ending seperti itu, jadi semakin kuat menduga episode lanjutan. Yah sayangnya, dari sumber yang aku dapatkan, total episode series ini cuma ada 8 Sobat Gembira. :(

Masa kita harus ikhlas ending-nya yang seperti itu?! Nggak seru dong sudah ikut jantungan sama misi Queen Woo eh ending-nya malah tidak memuaskan!

I feel you, Sobat Gembira. Aku juga sempat kesal awalnya, tapi setelah mengulik kembali seluruh episode, ternyata ada lho ending-nya! Jawaban akhirnya nyempil di episode ...

Wush-wush, harap bertenang Sobat Gembira, nggak asyik kalau tiba-tiba langsung bahas letak ending. Kita baca sinopsisnya dulu yuk untuk menyegarkan ingatan jalan cerita Queen Woo! Apalagi plot series ini cukup rumit, pasti masih kerasa bingungnya!

Sinopsis Queen Woo

Potongan scene, Queen Woo tengah bersama Raja Gogeryeo ke-9, Raja Go Nam-moo

Setelah kematian Raja Gogukcheon dari Goguryeo ke-9, Queen Woo harus berpacu dengan waktu mencari raja baru kurang dari 24 jam. Hal ini dikarenakan orang-orang dari lima suku di kerajaan itu berusaha merebut kekuasaan dan berupaya melengserkannya sebagai ratu. 

Demi menyelamatkan posisinya, Queen Woo bersedia melakukan pernikahan ipar yaitu dengan menikahi salah satu adik dari mendiang suaminya. Lantas pangeran manakah yang akan dipilih oleh Queen Woo menjadi suami sekaligus raja baru Goguryeo ke-10?

Sudah ikut terbayang jalan ceritanya Sobat Gembira?

Spill The Tea Ending Queen Woo

Huhuhu so sorry Sobat Gembira harus bertele-tele spill ending dari series Queen Woo. Beneran nggak maksud jahat, ini murni biar jadi pengingat kembali bagaimana jalan cerita Queen Woo. So it’s time to spill ...

Di mana letak ending-nya? Ada di episode 1, pada menit awal. 

Iya Sobat Gembira nggak salah baca kok. Sekarang tonton lagi deh episode 1 dengan seksama, jangan diskip narasi di awal episode ya, karena itu menit-menit krusial. Setelah itu, tadaaa Sobat akan menemukan jawaban bagaimana ending Queen Woo. 

Berakhir dengan happy ending, yang sangat-sangat memuaskan rasa ketidakterimaan setelah menyelesaikan episode 8. Puas dan lega banget rasanya! Sobat Gembira bagaimana, ikutan puas?

Seperti yang kita tahu, di ujung episode 8 hanya disajikan persiapan Queen Woo dan para pasukannya untuk memulai perang dengan putra mahkota dan pangeran ketiga. Tapi kita tidak diberikan tayangan bagaimana sih jalan perang yang terjadi dan akan seperti apa hasilnya? Kita hanya dibuat mati penasaran sekaligus memupuskan harapan karena ini sudah episode terakhir. 😭

Beberapa potongan adegan di mana Queen Woo tengah melakukan misi mencari raja baru.

Hal yang tidak kita sadari Sobat, bahwa ending dari series ini sudah ditampilkan sejak awal sebelum kita paham bagaimana jalan ceritanya. Apalagi jeda rilis yang cukup panjang, bisa jadi penyebab kita mengabaikan detail kecil dari series ini.

Adegan akhir yang ditayangkan di awal episode 1 ini yaitu menampilkan bagaimana Queen Woo berhasil memenangkan perang dengan menghunuskan pedangnya ke lawan. Siapa lawan terakhir yang dihadapi Queen Woo cari tahu sendiri ya Sobat Gembira! 

Bagaimana Sobat Gembira? Sudah Ikutan happy?

Sharing juga dong Sobat, karakter mana yang paling menarik perhatian di Queen Woo? Aku lagi ditarik kuat nih sama pesonanya Eul Pa-so, tolonggg!


Wujud Cinta dalam Anime Spirited Away dan The Boy and The Heron

Moshi-moshi Sobat Gembira!

Minggu ini, jiwa wibu-ku tengah bergejolak, jadi selama dua hari berturut-turut aku menonton anime garapan Studio Ghibli, Spirited Away dan The Boy and The Heron

Siapa sih anime lovers yang nggak tahu kedua film ini? Anime hasil garapan studio kesayangan sejuta umat, Studio Ghibli, yang punya ciri khas di setiap anime garapannya pasti penuh warna dengan pemandangannya yang super-duper cantik. Buatan maestro animator Jepang, Hayao Miyazaki yang sama-sama berhasil menyabet penghargaan Oscar kategori animasi terbaik. Coba kurang seterkenal apa film Spirited Away dan The Boy and The Heron ini? 

Potongan scene dari anime Spirited Away dan The Boy and The Heron

Tapi kedua anime ini punya gap umur produksi yang jauh lho Sobat Gembira! Spirited Away merupakan anime legendaris yang diproduksi tahun 2001 dan memenangkan penghargaan Oscar tahun 2003 sedangkan The Boy and The Heron baru tahun lalu, tahun 2023. Jauh banget kan gap-nya!  20 tahun lebih! Sobat Gembira sudah lahir belum ketika Spirited Away rilis? 

Walaupun punya jarak umur yang lama, tapi keindahan dan detail desain di kedua anime ini nggak perlu dibandingkan ataupun diragukan lagi. Spirited Away yang rilis di awal tahun 2000-an itu saja sudah begitu cantik, apalagi yang terbaru! Dijamin memanjakan mata!

Tapi sekarang aku nggak mau men-highlight tentang keindahan dan ajaibnya dunia yang ada di kedua anime itu. Sebab aku mau membahas cinta yang terpatri di dalamnya. Cinta? Cinta seperti apa yang kumaksudkan?

Love is not about romance, more than that!

YapsBasic sih sebenarnya Sobat, mayoritas film juga menampilkan cinta. Baik itu dalam arti romansa atau ke berbagai keadaan lain. 

Tapi ...

istimewanya cinta yang ditampilkan kedua anime ini lebih terasa murni. Tokoh utamanya sama-sama berhasil menemukan cinta di hidupnya. Memang bukan kisah romansa antara laki-laki dan perempuan pada umumnya, melainkan .... 

Sebelum aku membahas percintaan di anime ini. Ada baiknya Sobat Gembira membaca sinopsis kedua anime ini dulu yuk, biar ada bayangan mengenai jalan ceritanya!

Sinopsis Spirited Away

Potongan scene di anime Spirited Away, Chihiro dan Haku tengah Bergandengan Tangan

Menceritakan kisah Chihiro, seorang gadis berumur 10 tahun dan kedua orangtuanya yang masuk ke sebuah tempat yang terlihat seperti taman hiburan terbengkalai. Ketika sampai di sana terdapat sajian berbagai makanan hingga membuat kedua orangtua Chihiro tergiur manyantap makanan itu. Dengan anggapan mereka bisa membayarnya ketika sang pemilik kedai datang. Setelah memakannya dengan rakus, kedua orangtua Chihiro pun berubah menjadi babi raksasa. 

Kemudian Chihiro bertemu dengan sosok misterius, Haku yang menjelaskan kepadanya bahwa tempat mereka berada adalah sebuah resort di mana makhluk supernatural berisitrahat dari alam duniawi. Makanan yang disantap kedua orangtua Chihiro merupakan sajian untuk makhluk gaib. Agar bisa membebaskan kedua orangtuanya, Chihiro harus bekerja di sebuah pemandian umum makhluk supranatural yang dikepalai oleh penyihir bernama Yubaba.

Sinopsis The Boy and The Heron

Potongan scene di anime The Boy and The Heron, Mahito dan Burung Cangak (Heron) tengah saling memandang satu sama lain.

Menceritakan tentang seorang anak laki-laki bernama Mahito Maki yang kehilangan ibunya dalam insiden kebakaran rumah sakit di Tokyo akibat perang dunia II. Belum lama ibunya meninggal, ayahnya menikah lagi dengan Natsuko yang merupakan adik dari sang ibu.

Mahito kemudian diajak pindah oleh ayahnya ke pedesaan, ke tempat tinggal Natsuko dan rumah masa kecil ibunya dulu. Sesampai sana, Mahito masih memiliki perasaan mengganjal kepada ayah dan ibu tirinya, ia masih tidak bisa menerima kehadiran Natsuko begitu saja.

Di desa itu Mahito diganggu dengan seekor bangau (heron) yang ternyata bisa berbicara. Bangau tersebut mengatakan ibunya masih hidup dan mengajaknya untuk pergi ke sebuah menara terbengkalai, tempat di mana ibunya berada. Dari tempat misterius itu Mahito mengalami petualangan yang tidak biasa.

Apa sudah terbayang Sobat Gembira? Jalan ceritanya beda banget kan Sobat! Walaupun begitu, bisa dipastikan ini mirip seperti anime garapan Studio Ghibli lain, ciri khasnya yang nggak jauh dengan fantasi anak-anak. 

Seperti Apa Cinta yang Ditampilkan dalam Kedua Anime Ini?

Love is not about romance, more than that!

Pada Spirited Away, Chihiro atau juga dipanggil sebagai Sen (karena namanya diubah oleh penyihir Yubaba) menemukan cinta sejatinya pada orang yang sudah dua kali menyelamatnya, Haku. Walaupun dalam cerita ini Chihiro dan Haku seumuran, tapi bukan cinta itu yang hendak disampaikan oleh Sutradara Hayao Miyazaki. 

Potongan scene di anime Spirited Away yaitu Haku tengah menenangkan Chihiro yang tengah ketakutan.

Agar Chihiro selamat dari gangguan makhluk gaib, Haku menyuruhnya untuk bekerja di pemandian umum milik penyihir Yubaba. Tapi bukan hanya membiarkan Chihiro berjuang sendirian, Haku juga berusaha mengerjakan misi dari nenek sihir itu sebagai syarat Chihiro dan orang tuanya bisa bebas dari kurungan dunia ghaib. Dalam penyelesaian misi ini Haku bahkan hampir meregang nyawa. 

Setelah melihat Haku yang terluka parah, Chihiro memohon ke penyihir Yubaba untuk mengalihkan misi Haku kepadanya. Misi itu berhasil dikerjakan dengan tuntas. Dari situ pula Chihiro menemukan jawaban siapa Haku ini sebenarnya.

Haku adalah penyelamatnya ketika kecil dulu, sewaktu ia tenggelam di sungai Nigihayami Kohakunushi. Wujud Haku sebenarnya adalah dewa sungai tempat di mana Chihiro tenggelam. Bagaimana Haku sampai ke resort pemandian umum makhluk supranatural ini disebabkan sungai tempatnya bernaung ditimbun untuk pembangunan apartemen.  

Cinta Chihiro dan Haku adalah wujud cinta antar makhluk hidup, manusia ke alam. Di mana sebenarnya mahluk hidup itu saling terkait dan mesti saling menjaga.

Bagaimana Sobat Gembira sudah merinding dengan kisah Chihiro dan Haku?  

Kalau Mahito di The Boy and The Heron bagaimana ya?

Potongan scene di anime The Boy and The Heron, Mahito dan Natsuko berhasil keluar dari dunia bawah.

Mahito di film The Boy and The Heron menemukan cinta untuk keluarganya. Tapi perjalanannya menerima Natsuko sebagai ibu tirinya tidak semudah itu. 

Mahito harus mengelana ke dunia magis dari menara terbengkalai bersama si burung bangau (heron). Tujuannya masuk ke dunia itu adalah untuk menemukan Natsuko, ibu tirinya yang tengah terjebak di ruangan persalinan. Di sana Mahito bertemu pula dengan Kiriko, seorang nenek yang bekerja di rumah Natsuko dalam versi muda dan juga Nona Himi, ibunya yang masih remaja. 

Perjalanannya menyusuri dunia magis membuat Mahito menyadari sesuatu, rasa penolakkannya kepada Natsuko hanya menimbulkan celaka. Setelah bertemu dengan sang Ibu, semakin membuat Mahito sadar, hanya dialah yang berkeras menolak ibu tirinya. Ia ingin mereka kembali lagi ke dunia nyata dan memulai hidup baru yang penuh cinta.

Potongan scene anime The Boy and The Heron, Mahito tengah berada di rumah Nona Himi

Penerimaan Mahito dengan takdir hidup yang dijalaninya membuat cinta di anime ini begitu terasa mengharukan. Ia sadar keluarganya berharga. Tiada yang lebih berharga dari cinta keluarga. 

Nah bagaimana Sobat Gembira? Ikutan terharu dengan cinta di kedua anime ini? Aku bahkan sampai merinding menikmati babak penyelesaian setiap menuju ending.

Setelah menikmati kisah cinta di kedua anime ini, Sobat Gembira setuju nggak fantasi anak-anak memang bagusnya nggak melulu mencampurkan percintaan versi orang dewasa? Yuk kita dukung harus lebih banyak lagi animasi anak yang harus menampilkan cinta seperti ini!